Pengertian dan Bunyi Hukum Kirchhoff

Pengertian dan Bunyi Hukum Kirchhoff

11:18 PM 1
 Hukum Kirchhoff merupakan salah satu hukum dalam ilmu Elektronika yang berfungsi untuk menganalisis arus dan tegangan dalam rangkaian. Hukum Kirchoff pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli fisika Jerman yang bernama Gustav Robert Kirchhoff (1824-1887) pada tahun 1845. Hukum Kirchhoff terdiri dari 2 bagian yaitu Hukum Kirchhoff 1 dan Hukum Kirchhoft 2.

Pengertian dan Bunyi Hukum Kirchhoff 1

Hukum Kirchhoff 1 merupakan Hukum Kirchhoff yang berkaitan dengan dengan arah arus dalam menghadapi titik percabangan. Hukum Kirchhoff 1 ini sering disebut juga dengan Hukum Arus Kirchhoff atau Kirchhoff’s Current Law (KCL).
Bunyi Hukum Kirchhoff 1 adalah sebagai berikut :
“Arus Total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut.”
Untuk lebih jelas mengenai Bunyi Hukum Kicrhhoff 1, silakan lihat rumus dan rangkaian sederhana dibawah ini :Hukum Kirchhoff 1
Berdasarkan Rangkaian diatas, dapat dirumuskan bahwa :
I1 + I2 + I3 = I4 + I5 + I6

Contoh Soal Hukum Kirchhoff 1Contoh soal Hukum Kirchhoff

Dari rangkaian diatas, diketahui bahwa
I1 = 5A
I2 = 1A
I3 = 2A
Berapakah I4 (arus yang mengalir pada AB) ?
Penyelesaian :
Dari gambar rangkaian yang diberikan diatas, belum diketahui apakah arus I4 adalah arus masuk atau keluar. Oleh karena itu, kita perlu membuat asumsi awal, misalnya kita mengasumsikan arus pada I4 adalah arus keluar.
Jadi arus yang masuk adalah :
I2 + I3 = 1 + 2 = 3A
Arus yang keluar adalah :
I1 + I4 = 5 + I4
3 = 5 + I4
I4 = 3 – 5
I4 = -2
Karena nilai yang didapatkan adalah nilai negatif, ini berbeda dengan asumsi kita sebelumnya, berarti arus I4 yang sebenarnya adalah arus masuk.

Pengertian dan Bunyi Hukum Kirchhoff 2

Hukum Kirchhoff 2 merupakan Hukum Kirchhoff yang digunakan untuk menganalisis  tegangan (beda potensial) komponen-komponen elektronika pada suatu rangkaian tertutup. Hukum Kirchhoff 2 ini juga dikenal dengan sebutan Hukum Tegangan Kirchhoff atau Kirchhoff’s Voltage Law (KVL).
Bunyi Hukum Kirchhoff 2 adalah sebagai berikut :
“Total Tegangan (beda potensial) pada suatu rangkaian tertutup adalah nol”
Untuk lebih jelas mengenai Bunyi Hukum Kirchhoff 2Hukum Kirchhoff 2, silakan lihat rumus dan rangkaian sederhana dibawah ini :
Berdasarkan Rangkaian diatas, dapat dirumuskan bahwa :
Vab + Vbc + Vcd + Vda = 0

Contoh Soal Hukum Kirchhoffcontoh perhitungan Hukum Kirchhoff 1 dan 2

Perhatikan rangkaian diatas, nilai-nilai Resistor yang terdapat di rangkaian adalah sebagai berikut :
R1 = 10Ω
R2 = 20Ω
R3 = 40Ω
V1 = 10V
V2 = 20V
Berakah arus yang melewati resistor R3 ?
Penyelesaian :
Di dalam rangkaian tersebut, terdapat 3 percabangan, 2 titik, dan 2 loop bebas (independent).
Gunakan Hukum Kirchhoff I (Hukum Arus Kirchhoff) untuk persamaan pada titik A dan titik B
Titik A :    I1 + I2 = I3
Titik B :    I3 = I1 + I2
Gunakan Hukum Kirchhoff II (Hukum Tegangan Kirchhoff) untuk Loop 1, Loop 2 dan Loop 3.
Loop 1  :    10 = R1 x I1 + R3 x I3 = 10I1 + 40I3
Loop 2  :    20 = R2 x I2 + R3 x I3 = 20I2 + 40I3
Loop 3  :    10 – 20 = 10I1 – 20I2
Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa I3 adalah hasil dari penjumlahan I1 dan I2, maka persamaannya dapat kita buat seperti dibawah ini :
Persamaan 1 :    10 = 10I1 + 40(I1 + I2)  =  50I1 + 40I2
Persamaan 2 :    20 = 20I2 + 40(I1 + I2)  =  40I1 + 60I2
Jadi saat ini kita memiliki 2 persamaan, dari persamaan tersebut kita mendapatkan nilai I1 dan I2 sebagai berikut :
I1 = -0.143 Ampere
I2 = +0.429 Ampere
Seperti yang diketahui bahwa I3 = I1 + I2
Maka arus listrik yang mengalir pada R3 adalah -0.143 + 0.429 = 0.286 AmpereSedangkan Tegangan yang melewati R3 adalah 0.286 x 40 = 11.44 Volt
Tanda Negatif (-) pada arus I1 menandakan arah alir arus listrik yang diasumsikan dalam rangkaian diatas adalah salah. Jadi arah alir arus listrik seharusnya menuju ke V1, sehingga V2 (20V) melakukan pengisian arus (charging) terhadap V1.
Pengertian Gerbang Logika Dasar dan Jenis-jenisnya

Pengertian Gerbang Logika Dasar dan Jenis-jenisnya

10:40 PM 0
Gerbang Logika atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Logic Gate adalah dasar pembentuk Sistem Elektronika Digital yang berfungsi untuk mengubah satu atau beberapa Input (masukan) menjadi sebuah sinyal Output (Keluaran) Logis. Gerbang Logika beroperasi berdasarkan sistem bilangan biner yaitu bilangan yang hanya memiliki 2 kode simbol yakni 0 dan 1 dengan menggunakan Teori Aljabar Boolean.
Gerbang Logika yang diterapkan dalam Sistem Elektronika Digital pada dasarnya menggunakan Komponen-komponen Elektronika seperti Integrated Circuit (IC), Dioda, Transistor, Relay, Optik maupun Elemen Mekanikal.

Jenis-jenis Gerbang Logika Dasar dan Simbolnya

Terdapat 7 jenis Gerbang Logika Dasar yang membentuk sebuah Sistem Elektronika Digital, yaitu :
  1. Gerbang AND
  2. Gerbang OR
  3. Gerbang NOT
  4. Gerbang NAND
  5. Gerbang NOR
  6. Gerbang X-OR (Exclusive OR)
  7. Gerbang X-NOR (Exlusive NOR)
Tabel yang berisikan kombinasi-kombinasi Variabel Input (Masukan) yang menghasilkan Output (Keluaran) Logis disebut dengan “Tabel Kebenaran” atau “Truth Table”.
Input dan Output pada Gerbang Logika hanya memiliki 2 level. Kedua Level tersebut pada umumnya dapat dilambangkan dengan :
  • HIGH (tinggi) dan LOW (rendah)
  • TRUE (benar) dan FALSE (salah)
  • ON (Hidup) dan OFF (Mati)
  • 1 dan 0
Contoh Penerapannya ke dalam Rangkaian Elektronika yang memakai Transistor TTL (Transistor-transistor Logic),  maka 0V dalam Rangkaian akan diasumsikan sebagai “LOW” atau “0” sedangkan 5V akan diasumsikan sebagai “HIGH” atau “1”.
Berikut ini adalah Penjelasan singkat mengenai 7 jenis Gerbang Logika Dasar beserta Simbol dan Tabel Kebenarannya.

Gerbang AND (AND Gate)

Gerbang AND memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang AND akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua masukan (Input) bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika salah satu dari masukan (Input) bernilai Logika 0. Simbol yang menandakan Operasi Gerbang Logika AND adalah tanda titik (“.”) atau tidak memakai tanda sama sekali. Contohnya : Z = X.Y atau Z = XY.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang AND (AND Gate)Simbol Gerbang Logika AND dan Tabel Kebenaran Gerbang AND

Gerbang OR (OR Gate)

Gerbang OR memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang OR akan menghasilkan Keluaran (Output) 1 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.
Simbol yang menandakan Operasi Logika OR adalah tanda Plus (“+”). Contohnya : Z = X + Y.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang OR (OR Gate)Simbol Gerbang Logika OR dan Tabel Kebenaran Gerbang OR

 Gerbang NOT (NOT Gate)

Gerbang NOT hanya memerlukan sebuah Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang NOT disebut juga dengan Inverter (Pembalik) karena menghasilkan Keluaran (Output) yang berlawanan (kebalikan) dengan Masukan atau Inputnya. Berarti jika kita ingin mendapatkan Keluaran (Output) dengan nilai Logika 0 maka Input atau Masukannya harus bernilai Logika 1. Gerbang NOT biasanya dilambangkan dengan simbol minus (“-“) di atas Variabel Inputnya.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NOT (NOT Gate)  Simbol Gerbang Logika NOT dan Tabel Kebenaran Gerbang NOT

Gerbang NAND (NAND Gate)

Arti NAND adalah NOT AND atau BUKAN AND, Gerbang NAND merupakan kombinasi dari Gerbang AND dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang AND. Gerbang NAND akan menghasilkan Keluaran Logika 0 apabila semua Masukan (Input) pada Logika 1 dan jika terdapat sebuah Input yang bernilai Logika 0 maka akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NAND (NAND Gate) Simbol Gerbang NAND dan Tabel Kebenaran Gerbang NAND

Gerbang NOR (NOR Gate)

Arti NOR adalah NOT OR atau BUKAN OR, Gerbang NOR merupakan kombinasi dari Gerbang OR dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang OR. Gerbang NOR akan menghasilkan Keluaran Logika 0 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin mendapatkan Keluaran Logika 1, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NOR (NOR Gate) Simbol Gerbang Logika NOR dan Tabel Kebenaran Gerbang NOR

Gerbang X-OR (X-OR Gate)

X-OR adalah singkatan dari Exclusive OR yang terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output) Logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan-masukannya (Input) mempunyai nilai Logika yang berbeda. Jika nilai Logika Inputnya sama, maka akan memberikan hasil Keluaran Logika 0.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang X-OR (X-OR Gate) Simbol Gerbang Logika X-OR dan Tabel Kebenaran Gerbang X-OR

 Gerbang X-NOR (X-NOR Gate)

Seperti Gerbang X-OR,  Gerban X-NOR juga terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output). X-NOR adalah singkatan dari Exclusive NOR dan merupakan kombinasi dari Gerbang X-OR dan Gerbang NOT. Gerbang X-NOR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang sama dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang berbeda. Hal ini merupakan kebalikan dari Gerbang X-OR (Exclusive OR).
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang X-NOR (X-NOR Gate) Simbol Gerbang Logika X-NOR dan Tabel Kebenaran Gerbang X-NOR
Cara Membaca dan Menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan Kode Angka

Cara Membaca dan Menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan Kode Angka

10:35 PM 0
 Kapasitor atau disebut juga dengan Kondensator adalah merupakan salah satu Komponen Elektronika Pasif yang paling banyak digunakan dalam rangkaian peralatan elektronika. Fungsi Kapasitor yang dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu sementara membuatnya menjadi Komponen Elektronika yang penting. Artikel sebelumnya telah membahas tentang Jenis-jenis Kapasitor beserta Fungsi dan Simbolnya, maka untuk kesempatan ini akan membahas tentang Cara Membaca dan Menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan Kode Angka dan Huruf-nya.
Satuan Kapasitansi Kapasitor adalah Farad, tetapi Farad merupakan satuan yang besar untuk sebuah Kapasitor yang umum dipakai oleh Peralatan Elektronik. Oleh Karena itu, Satuan-satuan yang merupakan turunan dari Farad menjadi pilihan utama produsen dalam memproduksi sebuah Kapasitor agar dapat digunakan oleh peralatan Elektronika. Satuan-satuan tersebut diantaranya adalah : Micro Farad (µF), Nano Farad (nF) dan Piko Farad (pF ).
Berikut ini adalah ukuran turunan Farad yang umum digunakan dalam menentukan Nilai Kapasitansi sebuah Kapasitor :
1 Farad        = 1.000.000µF (mikro Farad)
1µF                = 1.000nF (nano Farad)
1µF                = 1.000.000pF (piko Farad)
1nF                = 1.000pF (piko Farad)

Cara Membaca Nilai Kapasitor Elektrolit (ELCO)

Untuk Kapasitor Elektrolit atau ELCO, nilai Kapasitansinya telah tertera di label badannya dengan jelas. Jadi sangat mudah untuk menentukan nilainya. Contoh 100µF 16V, 470µF 10V, 1000µF 6.3V ataupun 3300µF 16V. Untuk lebih Jelas silakan lihat gambar dibawah ini :
Nilai Kapasitor pada gambar diatas adalah 3300µF  (baca : 3300 Micro Farad)
Hal yang perlu diingat adalah Kapasitor Elektrolit (ELCO) merupakan jenis Kapasitor yang memiliki Polaritas (+) dan (-) sehingga perlu hati-hati dalam pemasangannya. Seperti Gambar diatas, di badan Kapasitor juga terdapat tanda yang menunjukkan Polaritas arah Negatif (-) dari sebuah Kapasitor Elektrolit. Disamping itu, daya tahan Panas Kapasitor juga tertulis dengan jelas di label badannya. Contohnya 85°C dan 105°C.
Cara Membaca Nilai Kapasitor Elektrolit

Cara Membaca Nilai Kapasitor Keramik, Kapasitor Kertas dan Kapasitor non-Polaritas lainnya

Untuk Kapasitor Keramik, Kapasitor Kertas, Kapasitor Mika, Kapasitor Polyester atau Kapasitor Non-Polaritas lainnya, pada umumnya dituliskan Kode Nilai dibadannya. Seperti 104J, 202M, 473K dan lain sebagainya. Maka kita perlu menghitungnya ke dalam nilai Kapasitansi Kapasitor yang sebenarnya.
Cara Membaca dan Menghitung Nilai Kapasitor Keramik berdasarkan kode angka
Contoh untuk membaca Nilai Kode untuk Kapasitor Keramik diatas dengan Tulisan Kode 473Z. Cara menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan kode tersebut adalah sebagai berikut :
Kode : 473Z
Nilai Kapasitor = 47 x 103
Nilai Kapasitor = 47 x 1000
Nilai Kapasitor = 47.000pF atau 47nF atau 0,047µF
Huruf dibelakang angka menandakan Toleransi dari Nilai Kapasitor tersebut, Berikut adalah daftar Nilai Toleransinya :
B = 0.10pF
C = 0.25pF
D = 0.5pF
E = 0.5%
F = 1%
G= 2%
H = 3%
J = 5%
K = 10%
M = 20%
Z = + 80% dan -20%
473Z = 47,000pF +80% dan -20% atau berkisar antara 37.600 pF ~ 84.600 pF.
Jika di badan badan Kapasitor hanya bertuliskan 2 angka, Contohnya 47J maka perhitungannya adalah sebagai berikut :
Kode : 47J
Nilai Kapasitor = 47 x 100
Nilai Kapasitor = 47 x 1
Nilai Kapasitor = 47pF
Jadi Nilai Kapasitor yang berkode 47J adalah 47 pF ±5% yaitu berkisar antara 44,65pF ~ 49,35pF
Jika di badan Kapasitor tertera 222K maka nilai Kapasitor tersebut adalah :
Kode : 222K
Nilai Kapasitor = 22 x 102
Nilai Kapasitor = 22 x 100
Nilai Kapasitor = 2200pF
Toleransinya adalah 5% :
Nilai Kapasitor =2200  –   5% = 1980pF
Nilai Kapasitor = 2200 +  5% = 2310pF
Jadi Nilai Kapasitor dengan Kode 222K adalah berkisar antara 1.980 pF ~ 2.310 pF.
Untuk Kapasitor Chip (Chip Capacitor) yang terbuat dari Keramik, nilai Kapasitansinya tidak dicetak di badan Kapasitor Chip-nya, maka diperlukan Label Kotaknya untuk mengetahui nilainya atau diukur dengan Capacitance Meter (LCR Meter atau Multimeter yang dapat mengukur Kapasitor).
asal usul doraemon

asal usul doraemon

8:35 AM 27

asal usul doraemon dan sejarah
asal usul dan sejarah doraemon ,hai sobat!!!!!! kalian para penggemar film kartun ??? jika kalian para penggemar film katun , disini saya akan membahas tentang kartun. yang akan saya bahas adalah kartun doraemon,,, kartun ini adalah kartun yang paling banyak penggemarnya salah satunya aku!!! oh ya, jika kalian adalah penggemar doraemon, apakah kalian tahu asal usul doraemon?? nah, jika kalian belum mengetahui asal usulnya , maka kita akan membahasnya kali ini ,, yuk simak terus ya :
asal usul dan sejarah doraemon - pada awal doraemon diciptakan ia adalah robot kucing yang berwarna kuning dan mempunyai 2 telinga . setelah ia pertama kali diciptakan , ia adalah robot kucing satu satunya yang gagal dalam misinya,, tetapi ia tidak putus asa , tetapi, setelah sekian lama berjuang namun hasilnya nihil. sang kepala sekolah akhirnya memutuskan kalau doraemon disekolahkan di sekolah khusus , akhirnya setelah dikirim ke sekolah khusus ia bertemu dengan seorang kucing penari kucing penari itu bernama dorami yako. dan doraemon pun suka dengan dorami yako. pada saat kelulusan akademi, doraemon pun tampil di panggung yang disaksikan orang yang berada di seluruh penjuru dunia. pada saat tampil, ia tampil sebagai robot pengasuh. pada saat ingin selesai, tidak ada yang memilih doraemon . tapi tidak lama kemudian ada seorang bayi yang memilih doraemon. dan doraemon pun lulus dari akademi robot. dan setelah ia lulus , ia pun dikirim kerumah bayi yang memilih doraemon .
bayi itu bernama SEWASHI ,ia pun merawat SEWASHI hingga besar. pada saat SEWASHI ingin membuat patung doraemon karna kesusahan ia pun meminta robot tikus untuk memperbaiki telinga patung doraemon. karna salah pengarahan akhirnya si robot tikus ini menggigit telinga si doraemon . doraemon pun di bawa ke rumah sakit. ia pun dibotak dan pada saat ia sedang operasi , dorami yako datang kerumah sakit. ia pun terkejut dengan keadaan doraemon yang botak itu ia pun tertawa terbahak bahak. doraemon pun sedih. karna kesedihanya yang terus memerus, kulitnya pun terkelupas sehinggga menjadi warna biru,. dan akhirnya ia bertemu dengan SEWASHI . lalu setelah itu ia merayakan atas kembalinya doraemon. dan setelah itu , doraemon pun dikirim ke kakek buyutnya SEWASHI yaitu nobita untuk memperbaiki kehidupanya. dan itu adalah asal usul dan sejarah doraemon.
Cara Membuat Induktor (Coil) yang berinti Udara

Cara Membuat Induktor (Coil) yang berinti Udara

10:26 PM 0

Cara Membuat Induktor (Coil) yang berinti Udara

Cara Membuat Induktor (Coil) yang berinti udara
Cara Membuat Induktor (Coil) yang berinti Udara – Induktor atau Coil merupakan Komponen Elektronika yang penting untuk sebuah Rangkaian yang berkaitan Frekuensi Radio (RF) seperti pada Antena, Tuner dan Amplifier.  Tetapi kadang-kadang kita sulit untuk mendapatkan Komponen Induktor yang sesuai dengan nilai yang dibutuhkan oleh Rangkaian Frekuensi Radio kita. Sebagai seorang penghobi Elektronika, tentunya kita memiliki cara untuk mendapatkan komponen tersebut yaitu dengan merakit atau membuat sendiri Induktor tersebut sesuai dengan nilai Induktansi yang kita inginkan. Caranya pun lumayan mudah.

Rumus dan Cara membuat Induktor yang berinti Udara (Air Inductor)

Berikut ini saya coba berbagi cara untuk membuat Induktor yang berinti Udara. Hal yang terpenting adalah mengetahui rumus untuk mendapat nilai Induktansi yang diinginkan.
Rumusnya adalah sebagai berikut :
L = [d2 n2] / [18d + 40l]
Dimana :
L = Nilai Induktansi dalam satuan Mikro Henry (µH)
d = Diameter Koil dalam satuan Inci
l = Panjang Koil dalam satuan Inci
n = Jumlah Lilitan
Catatan :
Panjang Coil (Induktor) harus sama dengan atau 0.4 kali lebih besar dari diameter Coil (inductor).
Kawat yang digunakan untuk Induktor pada umumnya adalah Kawat Tembaga yang dibungkus oleh Insulator. Carikan Inti sementara yang sesuai dengan Diameter Induktor yang dinginkan. Induktor atau Coil harus dililit secara ketat dan diusahakan untuk dililit sedekat mungkin. Setelah dililit sesuai dengan panjang yang diinginkan, tarik atau keluarkan pelan-pelan inti sementara tersebut agar tidak menganggu Induktor yang telah dililit, kemudian berikan sedikit Epoxy (perekat) agar lilitan Induktor (Coil) tidak mudah merenggang. Terakhir, lepaskan Insulator Kawat pada kedua ujung Induktor agar dapat disolder atau menghantar arus listrik.

Contoh Kasus :

Seorang penghobi Elektronika memerlukan Induktor yang bernilai Induktansi 5 µH yang diperuntukan rangkaian Frekuensi Radionya. Diameter Induktor adalah 0.5 inci dan panjang Induktor tersebut adalah 1 inci. Berapakan lilitan yang diperlukan ?
Penyelesaiannya :
Berdasarkan soal diatas maka diketahu bahwa :
L = 5 µH
d = 0.5 inci
l = 1 inci
n = ?
n = √{L [18d + 40l]} / d
n =√{5 [(18×0.5) + (40×1)]} / 0.5
n = 31 lilit.
Artinya, untuk mendapatkan nilai Induktansi 5 µH diperlukan 31 lilitan sesuai dengan diameter dan panjang Induktor yang ditentukan diatas.

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

4:19 AM 0

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui


18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

Menjelang berita akan berakhirnya manga Naruto, spekulasi-spekulasi terus bermunculan diantara para fans mengenai bagaimana cerita akhir (ending) dari manga ini.
Tahukah kalian bahwa dibalik spekulasi-spekulasi tersebut, terdapat beberapa fakta-fakta unikNaruto yang mungkin belum kalian ketahui ?

Berikut adalah 18 fakta unik tentang Naruto yang belum kalian ketahui yang sudah berhasil Japaniforangkum :


1.Tahukah kalian bahwa pada awalnya Kishimoto tidak berniat membuat karakter Sasuke Uchiha ? Karakter ini dibuat berdasarkan saran dari editornya untuk membuat seorang karakter rival untuk tokoh utama yaitu Uzumaki Naruto. Sasuke Uchiha juga merupakan karakter tersulit yang Kishimoto gambar tapi kemudian menjadi karakter favorit Kishimoto untuk digambar.

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

2.Tahukah kalian bahwa sebelum memberikan nama Kakashi, terdapat sejumlah nama lain yang dipikirkan Kishimoto. Nama-nama tersebut adalah Kuwa (cangkul), Kama (sabit), Botan (nama sejenis bunga), Enoki (Nettle tree), dan Kakashi (orang-orangan sawah).

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

3.Tahukah kalian bahwa pada awalnya Kishimoto tidak berniat untuk menjadikan Haruno Sakurasebagai tokoh utama wanita ?

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

4.Tahukah kalian bahwa dalam Shounen Jump edisi Juni 2006, Kishimoto sempat menyatakan bahwa Sakura akan menjadi instruktur ninja terbaik dari tim 7 ?

5.Tahukah kalian bahwa alasan kenapa semua orang di Naruto memakai sandal dikarenakan Kishimoto suka menggambar jari-jari kaki ^^ ?

6.Tahukah kalian bahwa nama Ino-Shika-Cho adalah nama sebuah kombinasi kartu dalam permainan kartu Jepang, Hanafuda ?

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

7.Tahukah kalian bahwa karena ingin memberikan Shikamaru penampilan yang unik daripada menggambarnya hanya dengan rompi yang dipakai beberapa ninja lainnya, Kishimoto membuat pelindung dahinya berada di lengannya agar tidak mengaburkan rambutnya.

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

8.Tahukah kalian bahwa anggota tim asuhan Guy semuanya memiliki gaya dan penampilan bergaya Cina ?
  • Gaya Neji bertarung berasal dari Baguazhang, seni bela diri Cina, yang berarti Eight Trigram Palm.
18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

  • Karakter Rock Lee terinspirasi dari sosok Bruce Lee
18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui
  • Fashion dan gaya bertarung Tenten sangat bertemakan Cina
18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

9.Tahukah kalian bahwa Kishimoto awalnya merencanakan untuk membuat para Kodok berukuran sama seperti manusia ?


18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui


10.Tahukah kalian bahwa membuat penjahat flamboyan adalah salah satu prinsip Kishimoto, dan menghubungkan hal ini dengan keinginannya untuk membuat penjahat yang memiliki aura kuat ?


11.Tahukah kalian bahwa sebenarnya Kishimoto hanya membuat Sakon ? Alasannya membuat karakter Ukon adalah karena ketika memutuskan Sakon akan melawan Kiba dan Akamaru, Kishimoto menginginkan pertarungan dua lawan dua.

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui
12.Tahukah kalian bahwa kostum baru Gaara terinspirasi dari film favorit Kishimoto, The Matrix 

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui


13.Tahukah kalian bahwa salah satu editor Kishimoto yang benar-benar menyukai gulat pro, sangat mempengaruhi keputusannya untuk menciptakan karakter Killer Bee ?

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

14.Tahukah kalian bahwa Kishimoto awalnya merencanakan untuk membuat Akatsuki sebagai sekelompok monster dengan hampir tidak ada karakteristik manusia ?


18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

15.Tahukah kalian bahwa desain Hidan, dengan pola tengkorak dan sabit, dimaksudkan untuk menyerupai Shinigami ?

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

16.Tahukah kalian bahwa dalam "Naruto [Hiden: Sha no Sho] Kyarakuta Ofisharu DataBOOK)" atau Naruto [Secret: Scroll of People] Character Official Databook, Kishimoto mengatakan jika dia adalah seorang gadis, dari semua karakter laki-laki, ia akan berkencan dengan Shikamaru ?


17.Tahukah kalian bahwa Eiichiro Odamangaka One Piece, menyatakan bahwa nama awalSanji sebenarnya adalah Naruto tapi kemudian diubah karena ternyata Naruto dibuat menjadi cerita berseri ?

18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui

18.Tahukah kalian bahwa dalam Naruto [Hiden: Sha no Sho] Kyarakuta Ofisharu DataBOOK), Kishimoto sempat menjelaskan secara singkat filosofi di balik desain Pain ? 
Dia pemimpin Akatsuki, sehingga dia harus terlihat cukup keren, tapi aku masih ingin dia terlihat berbahaya karena namanya 'pain', aku memutuskan untuk menambahkan beberapa tindikan di tubuhnya, seperti tipe pria yang akan memberikan rasa sakit pada dirinya sendiri.
18 Fakta Unik Tentang Naruto Yang Belum Kalian Ketahui
Jadi bagaimana menurut kalian ? Fakta mana yang belum kalian ketahui ?

Sejarah Hello Kitty Tidak Punya Mulut

11:42 PM 1

Sejarah Hello Kitty Tidak Punya Mulut

Hello Kitty adalah nama sebuah karakter asal Jepang yang berbentuk kucing warna putih dengan ciri khas pita atau hiasan lainnya di daun telinga sebelah kiri. Namun, ada satu lagi ciri khas Hello Kitty yang paling spesial dan menimbulkan tanda tanya yakni Hello Kitty tidak memilki mulut. Ya, Hello Kitty memang tidak memilki mulut. Lantas, Kenapa Hello Kitty tidak memilki mulut ? Berikut kisah urban legend tentang sejarah kenapa Hello Kitty tidak punya mulut.. 

  
Menurut legenda, Hello Kitty diciptakan pada tahun 1970 oleh seorang wanita yang memiliki seorang anak perempuan berumur 14 tahun dan di diagnosa menderita kanker mulut. Dokter memberi tahu kepada sang ibu, bahwa kondisi putrinya sudah sangat parah. Mereka tidak bisa menemukan obatnya dan tidak ada yang dapat mereka lakukan untuk menolongnya.

Tetapi sang ibu menolak untuk melepaskan harapan yang ada. Ia mengunjungi setiap gereja yang ada dikotanya untuk berdoa demi kesembuhan putrinya. Ketika itu semua tidak membuahkan hasil, ia merasa sangat putus asa. Sang ibu yang depresi menjadi terlibat dengan ritual dan  perjanjian dengan iblis. Dikatakan bahwa, guna menyelamatkan hidup putrinya, ia membuat perjanjian dengan iblis itu sendiri.

Untuk menyembuhkan kanker yang diderita putrinya, Iblis meminta sebuah bayaran. Sang ibu harus menciptakan suatu karakter yang harus dapat menarik perhatian anak-anak di seluruh dunia. Iblis itu ingin menggunakan popularitas karakter kartun tersebut untuk menjaring mereka masuk ke dalam penyembahan setan.


Ketika putrinya itu akhirnya sembuh dari penyakit kankernya, sang ibu berusaha untuk menepati janjinya. Dia membuat Hello Kitty. Sesuai dengan bentuknya, Hello Kitty digambarkan tidak memiliki mulut karena hal ini mengingatkannya pada anak gadisnya yang pernah mengidap kanker mulut. Kata ‘Kitty’ juga berarti ‘Iblis’ dalam bahasa China, jadi Hello Kitty dapat berarti ‘Halo Iblis’.Setelah itu, siapapun yang membeli pernak-pernik Hello Kitty berarti akan mempersilahkan setan untuk masuk ke dalam hatinya. Kini, para pemuja setan di seluruh dunia memakai Hello Kitty sebagai suatu simbol rahasia dan beberapa dari mereka bahkan menggunakan tattoo Hello Kitty pada tubuhnya. Pemuja setan melakukan itu untuk mengartikan dirinya sebagai ‘Anak Gadis Iblis’.
- See more at: http://adafakta.blogspot.com/2014/08/sejarah-hello-kitty-tidak-punya-mulut.html#sthash.pKiW16FA.dpuf